TUTUP
TUTUP

Berangus Mobil Gerandong

Pemerintah lagi asyik proyek mobil pedesaan. Semua bisa turut serta.
Purwarupa mobil pedesaan karya Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Fleksibel dan Murah

Sesuai namanya, mobil pedesaan dirancang khusus untuk mereka yang tinggal di desa atau pelosok. Menurut Kepala Biro Humas dan Informasi Publik dari Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi, para petani saat ini memang sangat membutuhkan sarana angkut hasil pertanian yang memadai.

“Selama ini, mereka memakai motor untuk mengangkut dari ladang ke pinggir jalan. Kalau ada kendaraan yang murah, ini kan sangat membantu mereka. Kalau mereka bisa beli pikap, mereka akan beli pikap. Tapi, masih banyak yang tidak mampu. Namun, mereka membutuhkan kendaraan untuk alat angkut,” kata Agung.

Dia melanjutkan, dengan adanya kendaraan angkut yang terjangkau, hal itu akan mengurangi pembiayaan transportasi untuk petani. “Kalau biaya transportasi murah, kan harga (produk pertanian) di pasaran bisa lebih murah,” ungkapnya.

Dalam rancangannya, mobil pedesaan harus memenuhi beberapa persyaratan. Dua di antaranya yakni mesin yang dipakai harus di bawah 1.000cc dan harga jual unitnya ada di kisaran Rp60 juta.

Selain itu, desainnya juga harus bisa disesuaikan dengan kondisi geografis dan karakter perekonomian masing-masing daerah.

"Desain kendaraan harus fleksibel. Tidak hanya bisa mengangkut hasil produk pertanian atau peternakan, tapi juga untuk mengangkut alat-alat produksi, seperti alat-alat pertanian,” kata Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI), I Made Dana Tangkas.

Menurut Made, konsep mobil itu nanti adalah gabungan antara kendaraan dengan peralatan kerja masyarakat di pedesaan. Jadi, kendaraan itu harus siap dikombinasikan, misalnya dengan penggilingan beras atau kopi. Bisa juga untuk mengangkut alat pemroses sampah menjadi pupuk.

Ia juga mengatakan, mobil pedesaan pada dasarnya dikembangkan bukan sebagai kendaraan yang memiliki desain atau fitur mumpuni. Fungsi untuk mendukung kebutuhan bagi para petani maupun nelayan di daerah yang jadi fokus utama.

"Yang penting fungsi. Misalnya, nelayan butuh transportasi, nah fungsi yang diambil itu untuk bisa mengangkut alat apa. Seperti anak-anak buat Lego (mainan), bisa rakit sendiri," lanjut Made.

Terkait nama merek, ia menuturkan, nantinya tiap daerah diberikan wewenang secara khusus soal desain ulang dan merek. "Merek bisa apa aja. Yang kami sekarang bikin ini kan lebih kepada fungsi. Kami bukan mau bikin mobil seperti yang dibikin oleh produsen mobil umumnya. Selain itu, bagaimana kendaraan itu bisa mudah berganti-ganti sesuai porsinya," kata dia.

sorot mobil pedesaan - Mobil Toyota Buatan Indonesia siap di Eksport ke Luar Negeri

Soal pasar, Menperin yakin kehadiran mobil pedesaan di Tanah Air tak akan mengganggu pasar mobil komersial para agen pemegang merek. Sebab, menurut dia, belum ada pasar mobil pedesaan. (VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar)

"Enggak, kan ini (mobil pedesaan) belum ada pasarnya. Maka, artinya kita ciptakan pasar baru untuk itu (mobil pedesaan)," kata Airlangga.

Selanjutnya...Tuai Kritik

TERKAIT
TUTUP