SOROT BAGIAN 1

SOROT 258

Gempuran Mobil Murah

Jum'at, 20 September 2013, 20:58 WIB Sandy Adam Mahaputra

VIVAnews - Genderang perang mobil murah ditabuh begitu aturan main Low Cost Green Car (LCGC) ketok palu. [Lihat isi regulasi LCGC.]

Dasar tujuan dari proyek ini adalah menarik investor dan kemandirian industri otomotif nasional, khususnya industri komponen kendaraan bermotor roda empat.

Dengan iming-iming insentif potongan pajak penjualan barang mewah (PPnBM), pemerintah ingin para raksasa otomotif dunia menjadikan Indonesia sebagai basis produksi.

Tapi regulasi LCGC justru dinilai tidak pro pada produsen mobil nasional. Mereka menilai pemerintah justru menghela duel dengan raksasa otomotif dunia yang sudah mapan. Baca selengkapnya di sini.

Persoalan lain, tak kalah serius dari booming mobil murah, adalah kemacetan, khususnya di Jakarta. Pemprov DKI pun mengecam pemerintah pusat karena dinilai tak konsisten. Mendorong masyarakat naik transportasi massal agar mengurangi kemacetan tapi justru "menumpahkan" mobil murah.

Habitat dari tipe mobil murah (city car) memang di perkotaan. Itu artinya populasi peredarannya ditujukan di situ. Ditambah lagi bidikan mobil murah, pembeli kendaraan pertama dan pemotor yang beralih ke mobil.

Jika ditelisik, ceruk mobil city car nasional bisa dibilang sangat menggiurkan. Terlebih segmen city car harga di bawah Rp120 juta belum gemuk dan terisi sesak.

Kue manis itu langsung disambar produsen mobil Jepang yang sudah mendominasi pasar Tanah Air. Dengan sigap mereka langsung ikut main mobil murah. Grup Astra datang dengan Toyota Agya-Daihatsu Ayla, kemudian Brio Satya (Honda), disusul Datsun GO dan GO+ (Nissan), dan Karimun Wagon R (Suzuki).

Namun dari kelima mobil itu,  baru Agya-Agya yang sudah bisa dijual alias lolos audit LCGC. Sedangkan Brio Satya tinggal proses akhir verifikasi. Untuk Datsun dan Karimun Wagon R berstatus diperkenalkan. Dari semuanya, ada calon lain yang berasal dari India yang memiliki julukan mobil termurah sejagat, Tata Nano.

Bagaimana profil mobil murah yang bakal bertarung di pasar itu?

Simak artikel berikut:

Toyota Agya: Paling Cepat di Mobil Murah?

Daihatsu Ayla:  Si Murah Karya Anak Bangsa

Honda Satya: Lelaki Tulus dari Minato

Datsun Go dan GO+: Bangun dari Tidur Panjang

Suzuki Karimun Wagon R:  Muka Lama Mobil SUPER


Tata Nano: Jargon Termurah Sejagat Jadi "Bumerang"

Analisis: Mobil Murah Versus Angkutan Umum Murah

 


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
januar.wijaya.581
01/11/2013
ayo pak jokowi n pak ahok jangan gentar menghadapi gempuran mobil murah... dan cemohan sebagian orang. jalankan dan wujudkan trasportasi massal yg nyaman, aman, dan murah.. terus semangat...!!!! pak,
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau